MEDIA


Date: Wednesday, 06 April 2022

Jakarta, 6 April 2022—PT Acset Indonusa Tbk (ACSET) pada hari ini telah mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di United Tractors Grand Ballroom, Jakarta Timur. Dalam acara tersebut, para pemegang saham menyetujui pengangkatan seorang anggota Direksi baru menggantikan Bapak Yohanes Eka Prayuda yang telah memasuki masa purna bakti.

Terdapat perubahan dalam komposisi anggota Direksi ACSET, yakni dengan diangkatnya Bapak Soeharsono Tjatur Nugroho sebagai Direktur. Dengan demikian, susunan Dewan Komisaris dan Direksi ACSET untuk periode tahun 2022-2023 adalah sebagai berikut:

Presiden Direktur

: Idot Supriadi

Direktur

: Hilarius Arwandhi

Direktur

: Soeharsono Tjatur Nugroho

Direktur

: David Widjaja

Direktur

: Djoko Prabowo

 

Presiden Komisaris

: Frans Kesuma

Komisaris

: Iwan Hadiantoro

Komisaris

: Tan Tiam Seng Ronnie

Komisaris Independen

: Buntoro Muljono

Komisaris Independen

: Wiltarsa Halim

 

Selain itu, pemegang saham Perusahaan juga telah menyetujui untuk menyusun kembali Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan untuk disesuaikan dengan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berbasis Risiko dan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) tahun 2020.

Agenda lain yang disetujui oleh para pemegang saham dalam RUPST adalah Persetujuan Laporan Tahunan 2021, termasuk pengesahan Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris Perseroan, serta pengesahan Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan untuk tahun buku 2021; Penetapan Penggunaan Laba Bersih Perseroan untuk Tahun Buku 2021; Penetapan Gaji dan Tunjangan Direksi Perseroan serta Penetapan Gaji atau Honorarium dan Tunjangan Dewan Komisaris Perseroan untuk Masa Jabatan 2022-2023; dan penunjukan Kantor Akuntan Publik untuk melakukan Audit Laporan Keuangan tahun 2022.

Pada bulan Agustus 2021, Perseroan juga melakukan Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) sebesar Rp1,5 triliun, dimana dana tersebut digunakan untuk pelunasan Pinjaman Pemegang Saham dan memperkuat struktur permodalan. Dengan adanya dukungan yang kuat dari pemegang saham, ACSET optimis dapat meningkatkan pencapaian kontrak–kontrak baru di masa yang akan datang.

ACSET membukukan pendapatan sebesar Rp1,495 triliun di tahun 2021 atau meningkat sebesar 24,1% dibandingkan dengan pendapatan tahun sebelumnya sebesar Rp1,204 triliun. Komitmen ACSET dalam menjaga konsistensi perbaikan berkelanjutan tercermin pada penurunan rugi bruto, operational expenses (opex) dan biaya keuangan. Perbaikan dalam pengelolaan modal kerja serta dukungan pemegang saham dalam upaya penguatan struktur permodalan terlihat dari tercapainya penurunan biaya keuangan menjadi sebesar Rp79 miliar atau turun 72% dari Rp285 miliar pada periode yang sama tahun 2020. Selama 2 tahun berturut–turut, Perseroan berhasil mencatatkan arus kas operasi positif yang berdampak juga pada posisi kas dan setara kas tahun 2021 yang naik sebesar 543% jika dibandingkan periode tahun 2020.